Setelah berpusing2 ria dengan salah satu syarat kelulusan mahasiswa (baca: TA), hari ini (alhamdulillah) aq bisa sedikit refreshing, dengan refreshing yang memang direncanakan & jg dengan refreshing yang tak terduga (lho,, koq bisa tak terduga?? maksudnya gimana nih??)
tenang..tenang..begini ceritanya..
hari ini, alhamdulillah aq dapat rejeki berupa keringanan membayar makan di slh satu resto. aq pergunakan kesempatan itu untuk bertemu dengan 2 temenku yg sudah lama nggak ketemu, ditemani dengan temen ku yg hampir tiap hri ktemu (hehe..
). qta crita2 tentang kehidupan qta masing2, kuliah qta, teman2 yg lain, dll. wlaupun waktu yg ada untuk bertemu itu ckp singkat, yaitu sktr 1,5jam (karena salah seorang temenku harus kuliah),, tp ckp untuk mengetahui kabar qta masing2 dan melepas kangen. (lain waktu, kalau qta ada kesempatan, qta ktemu lgi ya, temans..
)
stlh puas dengan ktemu temen2ku sekaligus jalan2 sebentar untuk makan, aku pun pulang k rumah. sesampainya di dpn rumah, masih dengan perasaan bersyukur krna ada kesempatan untuk bertemu & diberi rezeki, aku masuk ke rumah. sampai di dalam rumah, suasana hening..
aku: ”Assalamu’alaikum”
penghuni rumah: (ga ada jawaban)
aku: (berpikir kalau ibu lagi pergi & adik ku, Haris,sedang di kamar, sehingga tdk mendengar salam. & yu’, yg bantu2 di rumah, sedang pergi dgn ibu.)
aku: ”Ris,,, “
(dari lantai atas, terdengar suara)
Haris: “Ya.”
(terjadi percakapan antara aku yg berada di lantai bawah & adikku yg berada di lantai atas.)
aku: “Mama ke mana, ris?”
Haris: “Lho, mama ke Bandung. mbak ika ga dkirimin sms ta ma mama??”
(Nb: Bapakku tinggal di Bandung, jadi ibu terkadang pergi ke bandung untuk bertemu dengan bapak.)
aku: (kaget, karena ga pernah ibu ku pergi se-mendadak ini.)
(dalam hatiku, “kok mama tiba2 banget ke bandung-nya ya?? padahal lusa mama jadi tuan rumah acara ibu2 RT. Papa jg beberapa hari lagi datang ke surabaya.” aku masih bertanya2. )
aku: “Kok mama ke Bandung? Ngapain, Ris?”
Haris: “Nggak tau ngapain. Mungkin cuma sebentar.”
(aku berpikir, “Jangan2 ada sesuatu yg bener2 sangat urgent sekali, makanya ibu ku mendadak ke Bandung.)
aku: “Ris, kamu becanda ya??”
Haris: “Lho,, Ini ada buktinya. Ini ada sms nya mama untuk Haris.”
aku: “Bo’ong kamu ya??”
Haris: “Ini lho buktinya, ada sms dari mama ke Haris.”
(berkali2 pertanyaan dengan inti yang sama aku tanyakan ke adikku & berkali2 pula adikku menjawab dengan inti yang sama.)
Haris: “Kalau ga percaya, mbak Ika telepon aja.”
(akhirnya aku pun menghubungi bapak ku yang saat itu lagi di bandung. dan bapak ku menjawab kalau mungkin adik ku salah informasi. aku pun meng-iya-kan.)
kemudian aku (lagi2) bertanya ke adikku untuk meyakinkan apa yg dia katakan.
Haris: “Mbak ika ke sini aja (ke atas). Mbak ika lihat buktinya, kalau masih nggak percaya”
(aku pun ke atas untuk melihat buktinya.)
ternyata,,,
ibu ku sedang tidur bersantai di depan TV..
spontan ibu ku langsung tertawa melihat aq yang terkena keusilan adekku.
)
wah,, ternyata seisi rumah kompak memberi ‘surprise’ ke aku.
tak disangka,, tak diduga..
aku pun tertawa dan berkomentar banyak kepada ibu ku dan adikku karena ternyata aku menjadi pemeran utama (baca: korban) dari program keusilan mereka.
kayaknya kalau ada OST nya, lirik lagu ini yang tepat bwt soundtrack-nya:
…
aku tertipu,
aku terjebak,
aku terangkap muslihatmu.
…
untukku, kejadian2 itu adalah hal2 cukup biasa yang jarang terjadi. maka aku pun berterima kasih atas apa yang sudah terjadi hari ini.
“teman-teman,, makasih untuk waktunya. walaupun sebentar, tapi moga2 cukup. laen waktu qta ketemu lagi ya. ”
![]()
“Haris, adekku sayang, makasih ya, untuk ‘surprise’-nya. Kamu sdh membuat mbak-mu ini sangat terhibur sekali. setelah sekia lama kita disibukkan dengan urusan kita masing2 tanpa seringnya ada ‘refreshing’ alamiah seperti ini.”
“Mama, bunda ku tercinta, makasih banyak ya, sdh berkontribusi banyak menyukseskan ‘surprise’ ini. ini benar2 ‘surprise’ yang menyegarkan pikiran anakmu ini.”
and the most important thankful,,
“Ya Rabb,, segala puji hanya kepadaMu, terima kasih atas rizki & nikmat yang Engkau berikan kepadaku selama ini. Semoga sedikit ‘refreshing’ yang telah terjadi hari ini membuat hambaMu jadi lebih semangat untuk menyelesaikan amanah yang Engkau berikan kepadaku & semoga semua ini mempererat ukhuwah kami semua.”